Tandaseru — Pemda Halmahera Barat, Maluku Utara, melaksanakan rapat persiapan keikutsertaan 200 Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pemetaan/penilaian potensi dan kompetensi.
Agenda itu berlangsung di ruang rapat bupati dan dihadiri Sekretaris Daerah Julius Marau, serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Bupati James Uang menyampaikan, mulai besok 200 ASN bakal mengikuti pemetaan/penilaian potensi dan kompetensi yang dilaksanakan Unit Penyelenggara Seleksi dan Penilaian Kompetensi Pegawai (UPSCPKP) ASN Badan Kepegawaian Negara (BKN) Ternate.
“Tahap pertama yang ikut itu 200 orang. Jadi, secara bertahap dilaksanakan di perwakilan BKN di Kota Ternate,” ungkapnya usai rapat, Selasa (30/9/2025).
James mengatakan, asesmen merupakan hak setiap ASN, sebab berkaitan dengan masa depan mereka, khususnya eselon III dan IV.
“Jadi, asesmen itu tidak ansich dalam rangka kepentingan rolling jabatan. Karena itu kepentingan perbaikan nasib ASN, sehingga wajib hukumnya mereka ikut,” jelasnya.
Politikus Partai Demokrat ini menjelaskan, dari hasil asesmen itu, tiap-tiap ASN akan melaksanakan pekerjaannya sesuai jurusan dan kemampuan masing-masing.
“Nah, masa depan ASN terjamin di situ. Contoh ke depan misalnya mereka dipakai, apakah di kepala bidang, sekretaris, atau camat, itu nanti rujukannya ke situ, kualifikasi sesuai jurusan dan keahlian masing-masing. Jadi saat promosi, kita tidak lagi sembarangan, tidak berdasarkan suka tidak suka,” terangnya.
Oleh karena itu, dalam rapat tersebut, dirinya menegaskan kepada seluruh pimpinan OPD agar membuang jauh-jauh pikiran bahwa asesmen adalah ansich kepentingan rotasi, demosi dan sebagainya.
“Tapi ini hak seluruh ASN untuk ikut, karena ini perintah regulasi yang harus ditaati,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.